Berapa Lama Sebenarnya Membuat Website dari Nol?
Pernah kepikiran bikin website sendiri tapi langsung pusing mikirin waktu? “Ah, kayaknya lama banget.” Atau sebaliknya, “Bikin website kan tinggal drag and drop, beres sehari.” Sebenarnya mana yang benar?
Jawabannya: tergantung. Tapi biar nggak makin bingung, yuk kita bedah satu per satu.
Inti Poin: Tergantung Jenis dan Kebutuhan
1. Website Landing Page Sederhana (1–3 hari)
Kamu butuh halaman satu muka untuk promosi produk atau portofolio? Pakai template atau builder kayak Wix, Carrd, atau WordPress dengan tema siap pakai? Bisa selesai dalam hitungan jam sampai 3 hari. Tinggal ganti teks, gambar, dan publikasikan.
2. Website Company Profile atau Blog (1–2 minggu)
Ini yang paling umum. Misalnya pakai WordPress dengan tema premium, beberapa halaman (tentang kami, layanan, kontak), instalasi plugin, dan penyesuaian desain sederhana. Selama konten sudah siap, seminggu bisa jadi. Tapi kalau harus nulis artikel dari nol, bisa molor.
3. Toko Online (2–4 minggu)
Biar keliatan simpel, urusan toko online ternyata banyak: integrasi payment gateway, pengaturan ongkir, sistem inventaris, dan proses checkout. Kalau pakai WooCommerce atau Shopify, bisa 2–3 minggu untuk fungsional dasar. Tambah fitur kustom, bisa sebulan.
4. Website Kustom / Aplikasi Web (1–3 bulan)
Ini level serius. Website dengan fitur kompleks seperti marketplace, sistem booking, dashboard user, atau integrasi API pihak ketiga. Butuh perencanaan desain, coding, testing, dan revisi. Tim developer biasanya butuh 6–12 minggu untuk proyek skala kecil-menengah.
Faktor yang Bikin Lama atau Cepat
– Ketersediaan konten: Teks, gambar, logo, video. Kalau semua sudah siap, waktu desain-eksekusi jadi lebih cepat.
– Desain custom vs template: Template tinggal utak-atik, custom harus bikin dari nol.
– Pengalaman pembuat: Developer pro bisa lebih cepat, tapi juga lebih mahal. Kamu sendiri yang belajar sambil jalan? Wajar lebih lama.
– Fitur teknis: Form kontak sederhana beda dengan sistem login + database + integrasi API.
Penutup: Insight & Langkah Selanjutnya
Pelajaran penting: cepat bukan berarti baik, lama bukan berarti berkualitas. Website yang dibuat terburu-buru biasanya bermasalah di kemudian hari. Sebaliknya, website yang matang tapi molor terus juga nggak produktif.